Allah memampukan mereka dengan caraNYA Yang misterius

AsalasahSepasang suami istri Yang sudah tergolong sepuh atas izin Allah bisa berangkat haji setelah bertahun2 menabung dan menyisihkan hasil panennya sedikit demi sedikit...

Ada juga seorang Anak Yang menjual sepetak tanahnya demi menghajikan kedua orangtuanya, ketika Saya tanya... kenapa nggak di pake buat anda berhaji saja?

"Insyaallah Saya masih punya kesempatan ditahun2 berikutnya dan Mudah2an allah memampukan kami", tapi orang Tua kami sudah terlalu sepuh (Tua)... Saya khawatir jika tidak berangkat sekarang tidak ada kesempatan untuk mereka berhaji...

Ada juga sepasang suami istri dokter Yang berangkat haji karena keduanya dipanggil menjadi petugas kesehatan Haji...."Anugerah Yang tidak disangka2 sebelumnya" kata mereka
Saya kenal juga seorang Ibu Yang berangkat haji tidak didampingi suaminya,
Ketika Saya tanya: kenapa suaminya tidak ikut bu?

"Suami Saya sudah berangkat tahun kemaren dapat hadiah dikantornya, cuma karena kantor tempat kerja bapak mampunya memberangkatkan haji satu orang setiap tahun, Saya diberangkatkan tahun ini juga dari kantor bapak" jawab ibu dengan mata berbinar2...

Sepasang suami istri Yang masih Muda Yang berangkat haji membawa ibunya yg sudah tidak mampu jalan sehingga harus didorong kursi roda, dalam satu waktu menceritakan keinginannya didasari oleh nadzarnya:
"Saya ini punya usaha Jual beli kayu Yang dirintis dari usaha kecil2an.... saya berniat menghajikan Ibu Saya yg sudah tidak bisa jalan jika usaha Saya sudah Maju...."

Kisah2 diatas hanyalah sedikit dari ribuan kisah2 saudara2 Kita Yang diizinkan Allah untuk berangkat ketanah suci...

Mudah2an ini juga diketahui dan disadari oleh suami istri pemilik biro travel Yang telah menipu puluhan Ribu calon jamaah haji/umroh

Tidak semua orang2 Yang bisa berangkat haji adalah orang2 Yang punya harta berlebih dan kaya raya... Yang jelas Allah memampukan mereka dengan caraNYA Yang misterius

Seperti halnya ketika nabi Ibrahim mendapatkan perintah untuk menyeru (adzan) agar manusia dapat menunaikan ibadah haji? Beliau pun mengeluhkan “Wahai Rabb, bagaimana saya dapat menyerukan sementara suara saya tidak dapat didengar mereka?”

Dalam logika manusia(nabi Ibrahim waktu itu) bagaimana mungkin dari atas Bukit Shafa dipadang gurun Yang sepi Saya bisa memanggil seluruh ummat manusia?

Maka dikatakan (Allah) kepada Ibrahim “Serulah, kami yang akan menyampaikannya"
(Diabadikan dalam QS Al Hajj 26-27)
dan Allah Maha memenuhi janjinya dengan menggerakkan jutaan ummat manusia untuk berhaji setiap tahunnya...

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: