Bahaya Pinjam Uang DI Bank! Anda Akan Jadi “Karyawan nya “!

AsalasahMasih NGEYEL Mau Pinjam Uang di Bank? Siapkan Diri Anda Menjadi “Karyawan nya “!

Judul di atas tidak bermaksud menyudutkan pihak bank tetapi agar kita waspada dan berhati2 terhadap jebakan riba..

Artikel ini saya ambil dari salah satu grup pejuang anti riba..

Buat kamu yang masih ngeyel ingin pinjam bank, baca ini! utang riba = perbudakan. siapkan diri kamu jadi " karyawan " bank buat selamanya!

Ini merupakan skema perhitungan di salah satu bank yang saya sempat ambil kredit disana.

Bank ini tersebar luas diseluruh indonesia. Saya tidak sebutkan Bank apa namanya, tetapi perlu diketahui semua Bank mempunyai skema yang SAMA!!
kalaupun skema kreditnya berubah, senantiasa aja ujung - ujungnya ketemunya mirip2, semacam kerabat kembarlah.

Tidak hanya riba membikin raib harta barang kita, nyatanya kita sepanjang ini dibodohi dengan sistem perbankan yang tidak fair.

Bermacam Trik Perbankan antara lain:

1. Memberikan iming2 bunga rendah.

" ini bunga hanya 2 persen pak. "
" spesial buat Bapak karna pelanggan setia, kita kasih bunga ringan cuma 1 persen pak. "
dan juga bermacam2 rayuan maut yang luar biasa.

Kalau kamu berfikir seperti ini : “ margin keuntungan saya selama ini khan 20 persen dari modal, berarti jika saya pinjam bank, saya akan nambah pemasukan banyak, karna modal saya tambah dengan hutang = margin nambah banyak. sedangkan bunga cuma 1 persen dari hutang. masak iya misal utang rp. 30 juta tidak dapat ngasih bunga rp. 300. 000 , -. khan bahwa modal saya ditambah rp. 30 juta, saya kan mau dapat ekstra pemasukan rata - rata 20 persen = rp. 6 juta! ! ! wah, bunga rp. 300. 000 , - kecil banget.. . . . . .

kamu lupa, bahwa duit pinjaman itu tiap bulan terus menurun, itu berarti bulan depannya, bunga yang kamu bayar bukan 1 persen dari pinjaman kamu, namun sudah membengkak. bunga yang kamu bayar terus menjadi besar. (amati pada gambar)

2. Tidak menerangkan secara terbuka dan transparan sistem kreditnya. Yang diutamakan Cepat Cair !!.

karna mayoritas orang yang utang di bank merupakan orang yang terdesak kebutuhan sampai - sampai yang penting cepat cairsehingga dengan mudah nya bank lupa untuk menerangkan sistem kreditnya secara terbuka

Biasanya kita berfikir, bahwa saya utang rp. 10 juta selama 10 bulan, jika saya sudah sudah mengangsur selama 5 bulan, jadi sisa utang aku cuma tinggal 5 juta.

Hitungan seperti itu SALAH besar !!. mayoritas bank memakai sistem bunga menurun/ efektif ( anuitas ). Enak ya bunganya menurun?? kata temen saya.enak pala lo peang!
hehehehe, maklum saya gregetan

apa sih bunga menurun? amati langsung saja deh di gambar,dari pada capek njelasin detil. intinya skema bunga menurun ini bukan menguntungkan kamu, tetapi sangat2 merugikan kamu.

Jika kamu ingin melunasi utang rp. 10 juta tadi, dapat jadi kamu wajib membayar rp. 8,5 juta. kok bisa? bukan rp. 5 juta?
Alasannya :
- skema bunga menurun,membuat kita membayar bunga lebih besar di awal2 angsuran. Sehingga pokok berkurang hanya sedikit.
- denda angsuran jika terlambat bayar, denda bunga berjalan, denda pinalti, dan juga administrasi.

3. Membuat kamu terburu – buru dan panik.
Kenapa? supaya tidak banyak tanya, dan juga tidak pernah membaca tulisan perjanjian kredit, bank lazimnya tiba2 aja memanggil kamu buat berangkat ke bank, buat tanda tangan SPK , di waktu2 yang mepet, dan juga terkesan terburu2. yang sebentar lagi kas tutup, yang notarisnya bentar lagi berangkat, dan juga tulisan perjanjian kredit itu mempunyai kekuatan hukum, tetapi anehnya lembaran2 yang begitu banyaknya dengan tulisan kecil2 banget kita tidak disarankan buat membaca sebelumnya. harusnya karna itu mempunyai konsekuensi hukum, kita diberikan 2 - 3 hari buat mempelajari dan juga buat berpikir setuju ataupun tidak dengan perjanjian tersebut.

begitu tanda tangan, ternyata isinya merupakan tali gantung yang siap mengeksekusi kita kapanpun.

4. Biaya - biaya dan juga tabungan

kala kita pinjam duit rp. 30 juta, kita tidak benar2 menerima duit rp. 30 juta. Hanya sekitar rp. 28 juta.
yang sempat saya alami, sbb:
- kena pengeluaran administrasi bank dan juga notaris
- kena pengeluaran provisi (duit jasa kepada bank karna sudah mencairkan pinjaman)
aneh ya, ngasih pinjaman, kasih jasa buat diri nya sendiri
- angsuran 1x ditahan. sudah ditahanl dibuku tabungan yang hendak didebet (sama saja bohong khan)
-biaya materai
- ninggalin lagi buat tabungan sekian persen.

ah, banyak sekali trik2 perbankan buat menjebak kita. Kalo ditulis semua bisa jadi 1 novel nih.

sudahlah, kita langsung aja pada angka2 di gambar.

disana dicontohkan aku meminjam duit ke bank sebesar: rp. 30 juta
jangka waktu: 10 tahun
duit yang aku terima bersih : rp. 28 juta
keuntungan bank: rp. 22.171.200
prosentase bunga sebetulnya: 73. 9 persen

karna memakai sistem bunga menurun, cicilan saya sebesar rp. 434.760, - yang dihitung sebagai angsuran pokok cuma rp. 128.510 , - sementara bunganya rp.306.250

buat gregetan ga, jadi nyatanya sistem bunga menyusut itu, bunga diambil lebih besar diawal2, sampai - sampai pokok cicilan jauh lebih kecil. ini yang menimbulkan, bahwa jika kamu melunasi ditengah jalur, bank tidak hendak rugi, karna sebagian besar bunga sudah mereka miliki.di lanjutkan pun mereka mendapat penuh bunganya. bank ga ada kalahnya, kita yang diperas habis2an.

utang bank, maksudnya kamu siap bekerja siang malam, berpikir siang malam, peras keringat siang malam, terasa takut siang malam, terjaga siang malam, dan juga hasil kerja kamu kamu serahkan kepada bank, terlebih lagi kamu wajib mengantre buat membagikan hasil keringat kamu. Bisa jadi, hasil yang kamu miliki diserahkan seluruhnya , sedangkan anak istri dirumah menangis karena sudah tidak ada lagi penghasilan.

sedangkan pegawai - pegawai bank, menggunakan pakaian apik, pakai dasi, tubuh wangi, gaji berjeti2, diruangan ber ac dan juga santai2 menerima duit dari kita yg pada antri.

kamu masih ingin jadi “ karyawan bank “?

Sedari sekarang mulailah ber wira usaha dengan menggunakan modal non riba, belajar dengan orang2 yang berhasil menempuh jalur lurus sebagai pengusaha.

Jika ini bermanfaat silahkan di Share.

Note : Yang belum masuk grup “ MUSLIM ENTREPRENEUR UNIVERSITY “
Silakan klik link nya

https://goo.gl/So7UuQ
https://goo.gl/So7UuQ

Banyak tips memulai usaha tanpa riba
Cara meningkatkan bisnis via online dan offline.
Banyak info menarik yang harus kamu dapat kan..

Yang mau pesan kaus anti riba juga boleh, ordernya masih buka

Klik di sini ya
http://bit.ly/KaosAntiRiba2
http://bit.ly/KaosAntiRiba2

Terimakasih..

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10203435157835642&set=a.2034324433755.55614.1713536132&type=3