Contoh Canda Islami Oleh Ustadz Felix Siauw

AsalasahBarusan selepas jumatan, ditawari makan siang sama @UmmuAlila, langsung aja saya bilang "Waduh ummi, sekarang abi gendut banget nih, nanti aja makannya"

Maklum, selepas lebaran, lalu 3x pulang balik Jogja-Solo, nafsu makan nggak bisa dikendalikan. Mulai dari klathak, ingkung ayam, bakmi sudah disusun rapi di perut

Hasilnya jangan tanya naik berapa kilo pokoknya pipi sudah berisi, celana terasa sempit banget, dan lari agak susah, dulu padahal memang dari dulu gak pernah mudah

Ternyata @UmmuAlila tanggapannya beda, malah bilang "Tapi ummi seneng begini, lebih berisi, lebih terlihat muda". Entah ini pernyataan, sindiran atau ejekan

Saya jawab "Ummi takut ya kalau abi kurus, nanti ada yang mau lagi sama abi". Langsung digaplok

Cuma mau kasitau aja, canda itu nggak dilarang kok dalam Islam, justru di keluarga canda itu bisa jadi perekat dan bikin rileks, serius boleh, tapi jangan tegang

Asal candanya nggak yang dilarang aja, yang bohong atau yang menghina orang lain, yang menyakiti orang lain. Canda kalau syar'i malah berpahala, menyenangkan orang

Bahkan ada penelitian kalau wanita itu lebih nyaman kepada lelaki yang humoris ketimbang lelaki yang berduit, sebab yang humoris itu buat wanita aman dan nyaman

Nah, saya jadi tahu kenapa temen-temen saya yang wajahnya pas-pasan tapi lucu bisa laku

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: https://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw/photos/a.444868486350.234966.68040156350/10155384603376351/?type=3