Fenomena Sunglint dan Arah Aliran Air Terlihat di Pulau Lombok

AsalasahSunglint adalah fenomena yang terjadi saat sinar matahari memantul dari permukaan laut pada sudut yang sama seperti satelit atau sensor lain yang melihat permukaannya. Di daerah yang terkena gambar, air laut yang halus menjadi cermin yang keperakan, sementara permukaan air yang lebih kasar tampak gelap. (wikipedia)

Pada 1 November lalu, salah satu satelit milik nasa yakni Aqua Sattelite, lewat di atas perairan Indonesia. Dengan teknologi canggih bernama Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer, satelit ini berhasil mengabadikan gambar asli dari perairan Indonesia dengan tone warna yang presisi. Kebetulan satelit ini berada di atas selat Lombok.

Dilansir dari situs resmi NASA, gambar tersebut memperlihatkan Jawa Timur ditutupi oleh awan tebal, dengan bayangan sinar matahari di seluruh permukaan laut.

Nah, ada yang unik dari permukaan laut yang tak tertutup awan adalah warna lautnya yang berwarna perak !

Lah kok bisa?

Permukaan berwarna perak ini muncul karena fenomena bernama 'sunglint', sebuah efek optik yang disebabkan oleh pantulan layaknya cermin dari sinar matahari dari permukaan air yang ditangkap secara langsung oleh sensor satelit.

Efek sunglint ini sedikit banyak tak memperlihatkan warna asli dari laut yang tentu jika didekati akan berwarna biru. Namun karena fenomena ini, ada beberapa hal yang bisa terlihat meski biasanya satelit tak pernah menangkap. Berkat sunglint, gelombang yang diciptakan oleh pergerakan arus di laut jadi terlihat.
Jika Anda amati gambar tersebut, terlihat di atas selat Lombok yang menghubungkan Bali dan Lombok, terdapat sebuah gelombang melengkung yang bentuknya seperti lambang Wi-Fi. Hal ini terjadi karena selat Lombok adalah lorong sempit yang menghadang aliran air dari Samudera Hindia. Pasca terhadang, gelombang berbentuk unik akhirnya tercipta dan NASA berhasil mengabadikannya.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.wawker.com/2016/12/foto-indonesia-yang-baru-saja-di-rilis.html