KENAPA Ya Wanita CANTIK SELALU BERUNTUNG? ?

AsalasahHahaha..pasti anda semua penasaran deh kenapa saya mengambil tema ini untuk ditulis di blog ini..yang jelas ini bukan ungkapan desperado dari si penulis tidak cantik loh hihihi.

Tapi anda harus jujur dalam hati mungkin sempat terlintas soal ini..ini adalah wacana yang membumi di masyarakat kita, bahkan masyarakat dunia.

Baru saja saya membaca buku Jalaludin Rakhmat, ia menjabarkan penelitian yang dilakukan Dion, Bersscheid, dan Walster (1972) tentang penilaian orang pada wajah-wajah yang cantik. Mereka cenderung dinilai akan lebih berhasil dalam hidupnya, dan dianggap memiliki sifat-sifat yang baik. Walaupun sebagian orang membicarakan bahwa cantik dan ganteng itu relatif, rasanya sulit menemukan orang yang menganggap jelek Angelina Jolie,atau brad pitt kan??

Beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa daya tarik fisik sering menjadi penyebab utama atraksi personal. Mereka sangat mudah memperoleh simpati dan perhatian orang. Penelitian lain mengungkapkan bahwa cerita karangan yang dibuat orang yang dipandang cantik dinilai lebih baik daripada karangan serupa yang dibuat oleh orang yang dipandang tidak cantik ( Landy dan Sigall,1974). Orang cantik dan tampan juga lebih efektif dalam mempengaruhi pendapat orang lain dan biasanya diperlakukan lebih sopan ( Sroufe, Choikin, Cook & Freeman, 1977)

Bagi yang ngerasa secara fisik biasa biasa aja ...kayak penulis nih hehehe, ga usah takut dengan penelitian diatas.. yang perlu kita lakukan adalah DESIGN diri kita untuk menjadi lebih BERUNTUNG.

Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang-orang beruntung dengan yang sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial-bermasalah. Ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.

4 faktor yang membedakan orang yang beruntung dari yang sial adalah:

1) Sikap terhadap peluang
Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka  dan berani berjalan diatas peluang baru, bahkan pandai menciptakan peluang. Orang-orang yang beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru.

Sebaliknya, kelompok Orang yang sial memiliki perasaan dan sikap yang lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.

2) Orang yang beruntung lebih mengandalkan otak kanan daripada kiri
Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan “hati nurani” (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Penulis baru baca buku ippho santosa tentang 7 keajaiban rejeki nih,.. dan ternyata terkuak orang yang mengasah otak kanan-nya akan dapat berfikir secara holistik, menguasai interpersonal, dan terbiasa dengan perubahan dan segala bentuk ketidakpastian.

3) Berprasangka Baik dan bersikap seolah olah Doa dikabulkan
Orang yang beruntung ternyata selalu bersikap positif terhadap kehidupan. Berprasangka  dengan optimis bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain.

Peri Umar Farouk mengatakan “sebelum dunia realitasmu menjadi,,dunia mentalmu harus terlebih dahulu menciptakannya..

4) Mengubah hal yang buruk menjadi baik
Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka. Reaksi orang dari kelompok sial umunya adalah: “wah sial bener ada di tengah2 perampokan begitu”.

Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: “untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapet duit”. Apapun situasinya orang yg beruntung pokoknya untung terus. Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.

Yeayy.., i`ve found my own LUCK!!!

Asalasah | Sumber: http://drgindahamisani.blogspot.co.id/2011/10/kenapa-orang-cantik-selalu-lebih.html