Simpang Siur "Badai Isu" Mobil Listrik

AsalasahSeiring dengan kabar rencana Pemerintah Indonesia yang akan mengembangkan Mobil. Listrik..
Banyak beredar berita lama dibawah..
Entah karena Simpati,
Kasihan, atau Miris.. atau Peduli terhadap kondisi negri ini atau pada saya Pribadi..

Ini berita Lama,
saya ga tau siapa penulisnya.
Entah untuk tujuan apa.
Saya selalu berusaha untuk menghindari liputan dari semua media..
Saya selalu menolak untuk diliput.
Saya hanya menggunakan Media sosial saya FB dan Instagram dan kadang Twitter,
Untuk menyampaikan Pemikiran saya ..

Namun kali ini saya sedikit terganggu
Dengan merebaknya berita berita seperti di halaman Screeshoot website dibawah.

Berikut pernyataan saya
Saya ricky elson,
Sejujurnya, menanggapi berita ini, saya katakan tak sepenuhnya benar. Bahkan banyak yang salah dan tak sesuia Fakta.

Yang ingin saya kritisi adalah konten yang seakan akan Memberikan kesan bahwa pemerintah "wajib" memperhatikan dan memfasilitasi saya.
(Bukan pemerintah Amerika pastinya)

Padahal, tidak ada kewajiban mereka,
terhadap saya secara Individu.

Kedua, konten tulisan tsb menyatakan
seolah olah kondisi saya sangat miris dan menderita, dan saya kecewa pada Negri ini.

Padahal tidak demikian,
saya menjalankan hari hari di Ciheras
dengan Gembira,
sambil mentransfer sedikit pengetahuan yang dititipkan pada saya
KEPADA ratusan, ribuan anak anak muda
dari berbagai pelosok Negri ini
yang datang silih berganti di Site Penelitian yang saya bangun di desa Ciheras,
yang sederhana dan seadanya ini.
Meski memang benar
Untuk mengelola site yang saya biayai sendiri ini, benar saya harus sambil berjualan Domba, lele,Baju kaos, madu dll.. saya tidak malu.
akan tetapi.
SAYA tak pernah merasa menderita.
Juga tak patut dikasihani dan dimirisi.
Ini pilihan hidup saya sendiri.
Bukan pemerintah yg menyuruh saya begini.
Bukan juga Pak Dahlan Iskan yang bertanggung jawab pada kehidupan saya.

Soal, Malaysia dan Jepang, memang benar tawaran hidup disana menggiurkan..
Tapi itu bukan karena saya istimewa
Itu hanya karna dibandingkan dengan disini
Ini berlaku pada semua orang,
bukan saya saja.

NAMUN
setelah 5 tahun lebih mendampingi
Anak anak muda dan petani petani di Desa Ciheras dan Pelosok NEGRI yang Saya sedang belajar Mencintai nya ini..
Saya sejujurnya tak merasa Bangga lagi sedikitpun akan penghargaan Negara lain..
ada kewajiban hidup yang harus saya tunaikan disini,
di pelosok negrii ini dan itu lebih berharga daripada penghargaan dari Negara manapun dan dari siapapun.

Mohon jangan telan berita tsb begitu saja.
Ada kesan saya dibentur benturkan pada pemerintah Negri ini,
agar ada kesan pemerintah tak becus
... tidak demikian.
Jangan kasihani saya
JANGAN MIRISI SAYA
Kalau merasa apa yang saya perjuangkan benar, Ikut serta dan dukung saja..
Tak perlu menyalahkan pemerintah Negri ini,
Apalagi Menyalahkan Negri ini..
karna Negri ini tak pernah bersalah dan menuntut apa apa pada saya
Saya lah yang sepatutnya harus memberikan sesuatu yang berarti untuk negri ini..
Negri tempat saya diberikan kesempatan Hidup yang berarti

Sekali lagi.. saya tak butuh lagi cerita penghargaan dari Luar Negri atau manapun..
Saya hanya ingin berkarya
yang bermanfaat untuk Negri ini.

Saya memilih menjalankan semua ini,
hanya karena saya sangat merasa malu pada pendahulu kami,
Bapak Moh.Hatta, Bpk. TAN MALAKA, Bpk. Sutan Syahrir, Buya Hamka..
dan para Pejuang Sumatra Barat dahulu yang tanpa Pamrih
Bersama para pejuang dari berbagai daerah Nusantara,
Tanpa lelah menegakkan Negri ini
dengan segala Pengorbanannya..
tak satupun dari mereka yg hidup berlimpah.. yang ada hanya memikirkan kejayaan Negri ini...

Kondisi hidup saya masih jauh lebih baik
Dibandingkan mereka dahulu

Tak apalah.. jualan domba dan kaos
Atau dikatakan Engineer Kelas Kambing..
Itu layak saya terima..

Ciheras, 20170805
#JanganKasihaniSaya

Homerare mo sezu
Ku ni mo Sarezu
Sou iu mono ni
Watashi wa naritai..
(Penggalan Ame ni mo Makezu,
Miyazawa Kenji)

Berita tanpa klarifikasi

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: https://www.facebook.com/ricky.elson/posts/10203270725206783