Akibat Mewarnai Rambut! Kisah Wanita Ini Sungguh Mengerikan

AsalasahRamai wanita tertarik dengan trend rambut yang berwarna-warni seperti pelangi yang semakin popular di seluruh media sosial. Namun begitu, untuk mengubah warna asal rambut menjadi warna-warna yang menarik ini tidaklah semudah yang difikirkan.

Pastikan hair styler Anda tahu apa yang harus dilakukan dengan benar untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
 

Ini karena, klien asal Sichuan, China telah mengalami pengalaman terburuk dalam hidupnya setelah ia memiliki layanan hair styling untuk mewarnai rambutnya.

Menurut  ' ET Today ' seorang  wanita yang dikenal sebagai Deng telah pergi ke salon rambut untuk mewarnai rambutnya. Seluruh proses memakan waktu tujuh jam dan dia harus menjalani proses pencelupan sebanyak empat kali.

Awalnya, Deng memiliki rambut panjang sampai penata rambut memberitahunya bahwa dia perlu mencuci rambut Deng dengan pemutih. Ini karena untuk pertama kalinya mewarnai rambut Deng, warnanya tidak rata dan perlu melalui proses kedua dengan tujuan meratakan warnanya.

Saat itu Deng mulai merasa sakit seolah kulit kepalanya terbakar tapi styler mengatakan bahwa itu biasa terjadi dan meminta Deng untuk bertahan hidup sedikit. Setelah itu hair styling dicelupkan rambut Deng untuk ketiga kalinya.

Deng mengeluh bahwa kulit kepalanya masih sakit dan mengatakan itu mungkin karena kualitas produknya. Penata rambut itu menjawab dengan marah, "tidak mungkin!" Dan dia terus mewarnai rambut Deng.

Namun, Deng akhirnya terkejut bahwa rambutnya berubah menjadi warna hijau apel dan bukan abu hijau yang diinginkan. Wow! itu perbedaan besar

Rambut Deng menjadi warna hijau epal (bawah) dan bukannya abu hijau (atas) seperti yang dinginkan.

Deng diberitahu bahwa merek itu akan mengubah rambutnya menjadi abu hijau kemudian dan tidak ada yang salah dengan itu. Jadi, untuk keempat kalinya, rambut Deng diwarnai dengan warna hitam seperti warna rambut asli tapi kali ini Deng tidak tahan lagi rasa sakit dan menyebabkan dia menangis.

Tentu saja Deng sangat kesakitan. Gaya rambut menyuruhnya untuk tinggal sedikit lebih lama karena semuanya akan berakhir.

Namun, Deng yang sudah tidak dapat menanggung kesakitan itu terus menghubungi anak perempuannya untuk mengambilnya dari salon rambut tersebut.  Akhirnya penggaya rambut tersebut sedar seperti ada sesuatu yang tidak kena dan dengan cepatnya membantu Deng membasuh rambut yang telah diwarnakan itu.

Setelah itu, Deng dikirim langsung ke rumah sakit dimana seorang dokter kulit (ahli penyakit kulit) memberitahukan kepadanya bahwa dia mengalami syok anafilaksis ( reaksi alergi yang sangat kuat dan berbahaya terhadap sesuatu yang dimakan atau disentuh oleh seseorang)  karena reaksi alergi terhadap pewarna rambut dan Kulit kepalanya menutupi hampir 40 persen pembakaran bahan kimia.

Ahli kulit tidak punya pilihan selain menyarankan Deng untuk mencukur semua rambutnya yang panjang saat dia khawatir noda zat pewarna pada rambutnya bisa menyebabkan reaksi yang lebih buruk lagi.

Akhirnya Deng ditahan selama 5 hari dan berkata sedih, "Saya selalu punya rambut panjang dan saya tidak bisa menerima penampilan dengan kepala botak sekarang."

Setelah kejadian dahsyat tersebut, Deng memutuskan untuk menuntut salon rambut sebagai kompensasi atas biaya pengobatan, gangguan emosional, biaya rambut dan biaya terkait yang jumlahnya hampir mencapai Rp.124.123.810

Namun, gaya rambut yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun mengatakan bahwa dia belum pernah mengalami situasi seperti sebelumnya. Mereka setuju untuk membayar biaya pengobatan sebesar Rp 5.377.943 saja dan menolak membayar biaya lainnya.

Akibatnya, Deng sedang mempertimbangkan untuk melakukan tindakan hukum di salon rambut. Kasihan memang Deng.

Bagi wanita di luar sana, bayangkan jika Anda harus memotong rambut panjang dan mematahkan kepala hanya karena kesalahan orang lain, apakah itu akan sangat menyakitkan?

Semoga cerita ini bisa mengajari kalian semua. Pastikan styling rambut Anda tidak hanya dialami tapi gunakan produk yang disetujui oleh pihak yang berwenang.

Jangan hanya karena Anda memilih merek yang murah, Anda harus menanggung penderitaan nantinya.

Baca Juga :

Asalasah | Sumber: http://cikguviral.com/2017/09/21/inilah-akibat-mewarnakan-rambut/