10 Dampak Buruk Konsumsi Kunyit Berlebihan

AsalasahHAMPIR semua orang menganggap bahwa kunyit adalah ramuan herbal yang menyehatkan. Tapi, perlu diketahui juga bila dikonsumsi berlebihan, kunyit dapat membahayakan kesehatan Anda.

Selain itu, penting bagi Anda mengetahui kondisi kesehatan Anda sebelum mengonsumsi kunyit. Karena, berlebihan mengonsumsi kunyit dapat memperburuk kondisi Anda jika sudah memiliki penyakit tertentu atau jika sedang minum obat tertentu.

Jadi, penting bagi Anda mengetahui bahaya terlalu berlebihan mengonsumsi kunyit. Berikut 10 bahayanya yang dilansir dari laman Stylecraze, Kamis (6/4/2017):

10 Dampak Buruk Konsumsi Kunyit Berlebihan

1. Dapat menyebabkan perdarahan 
Mengonsumsi kunyit berlebihan dapat memperlambat pembekuan darah. Hal ini akhirnya dapat meningkatkan risiko memar dan pendarahan pada orang yang menderita gangguan perdarahan. Kunyit juga bisa berinteraksi dengan obat-obatan tertentu dan menyebabkan perdarahan yang berlebihan.

2. Menyebabkan masalah pada perut dan GERD

Kunyit belum ditemukan menyebabkan segala jenis masalah perut atau reaksi gastrointestinal lain ketika dikonsumsi sebagai bagian dari kari. Tapi, dalam kasus asupan kunyit untuk kondisi kronis, seperti arthritis atau nyeri sendi, dapat menyebabkan masalah pencernaan.

Mengonsumsi kunyit berlebihan untuk waktu yang lama juga telah ditemukan menyebabkan masalah pencernaan. Selain itu, jika Anda menderita dispepsia atau hiperacidity, lebih baik benar-benar menghindari konsumsi kunyit.

Bahkan, suplemen kunyit dapat menyebabkan masalah lambung. Terutama pada orang dewasa, di mana mereka mengonsumsi lebih dari dosis yang dianjurkan (400mg sampai 3 g) dari suplemen untuk jangka panjang. Kunyit juga dapat menyebabkan perut mulas dan gangguan pencernaan.

3. Dapat menyebabkan masalah kandung empedu

Kunyit mengandung tinggi oksalat, bahan kimia yang dapat meningkatkan risiko batu empedu. Dalam satu studi yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition, kunyit secara signifikan meningkatkan kadar oksalat dalam urine dibandingkan dengan plasebo.

Suplemen kunyit lebih dari 20-40 mg juga dilaporkan dapat meningkatkan kontraksi kandung empedu. Jadi, berhenti mengonsumsi suplemen kunyit jika memiliki masalah kandung empedu atau sedang minum obat serupa.

4. Bisa turunkan tekanan darah

Nah, terdengarnya seperti sebuah manfaat, tapi jangan terkecoh. Menurunkan tekanan darah terlalu banyak juga dapat menyebabkan komplikasi.

Terlalu banyak mengonsumsi kunyit dapat menurunkan tekanan darah. Karenanya, seseorang yang minum obat tekanan darah harus berhati-hati dalam mengonsumsi kunyit. Baiknya, hindari kunyit jika sedang dalam pengobatan hipertensi.

5. Bisa meningkatkan risiko batu ginjal

Terlalu banyak konsumsi kunyit dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Hal ini karena adanya oksalat dalam kunyit. Oksalat dapat mengikat kalsium untuk membentuk kalsium oksalat yang tidak larut, terutama bertanggungjawab terhadap batu ginjal. Karena itu, jika Anda cenderung berada pada risiko batu ginjal, hindari konsumsi kunyit.

Dalam satu studi, konsumsi kunyit mengarah ke ekskresi oksalat urine lebih tinggi dibandingkan dengan kayu manis Fakta ini menunjukkan bahwa terlalu berlebihan mengonsumsi kunyit dapat menyebabkan batu ginjal.

6. Diare dan mual

Diare dan mual adalah dua gejala umum yang berhubungan dengan konsumsi berlebihan suplemen kunyit. Hal ini karena kurkumin dalam kunyit memiliki kecenderungan untuk mengiritasi saluran pencernaan.

Sesuai studi klinis, individu yang dilengkapi dengan 3,6-8 gram kurkumin per hari (dosis relatif tinggi) selama 4 bulan mengalami mual ringan. Bahkan, dosis rendah kurkumin dapat memicu rasa mual pada orang tertentu. Jadi, selalu mengonsumsi suplemen kunyit dalam batas aman, tidak melebihi dosis yang dianjurkan.

7. Buruk pada mereka yang konsumsi obat pengencer darah

Kurkumin pada kunyit telah terbukti menurunkan fungsi trombosit, karenanya harus dihindari oleh mereka yang minum obat pengencer darah. Orang yang minum obat-obatan seperti Warfarin atau Coumadin (antikoagulan) harus menghindari kurkumin, karena dapat memperbesar efek dari obat pengencer darah.

8. Dapat menyebabkan alergi

Individu tertentu telah melaporkan dermatitis dan urtikaria karena kontak dengan kunyit. Anda juga bisa alergi terhadap kunyit jika alergi dengan pewarna kuning makanan. Selain itu, kunyit juga bisa menyebabkan alergi berupa ruam dan sesak napas. Reaksi dapat terjadi dari kedua kontak kulit dan pencernaan.

9. Menyebabkan infertilitas

Kunyit, jika diminum oleh pria, dapat menurunkan kadar testosteron dan mengurangi mobilitas atau pergerakan sperma. Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan infertilitas atau ketidaksuburan.

10. Mengakibatkan kekurangan zat besi

Sesuai studi, senyawa dalam kunyit dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi dari makanan. Hal ini pada akhirnya dapat mengakibatkan Anda kekurangan zat besi. Jadi, jika Anda sudah kekurangan zat besi, hindari kunyit dan berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaannya. Periksa kadar zat besi dalam darah secara teratur, termasuk jika memasukkan kunyit pada diet Anda.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: https://lifestyle.okezone.com/read/2017/04/06/481/1660247/10-bahaya-mengonsumsi-kunyit-berlebihan-yang-harus-anda-tahu?page=2