HAMIL.Itu RIZKI ATAU UJIAN Ya?

AsalasahKisah nyata 1.
Dulu ada seseorang bercerita. Dy hamil di luar nikah. Sedari awal dy rutinkan minum pelancar haid,jamu dll. Biidznillah.. janinnya tetap berkembang. Lalu dy melahirkan bayi kembar dengan kondisi cacat.

Kisah nyata 2.
Lalu ada seorang ibu, hatinya was was karena telat haid, dy bimbang hamil atau tidak. Dy merasa belum siap karena ekonomi dan anak yang masi kecil?
Dan suaminya pun berkata bahwa blm siap untuk menambah anak. Dan akhirnya menambah dosis pelancar haid.

Kisah nyata 3
"Istri saya pengen punya anak kedua kalo rumah udah renov tingkat 2, istri sy seorang bidan jadi tau kalo udah ngerasa telat langsung minum obat untuk bikin haid, lagian nanti juga langsung jadi"
Hingga anak peetama masuk 4tahun dan rumah sudah di tingkat Allah blm beri kehamilan.

Kisah nyata 4.
Ada sepasang suami istri sekian tahun mendambakan rizki anak. Sudah berobat, terapi dan segala cara. Tapi qodarullah blm hamil.

Kasus nyata 5
Seorang ibu terbaring setelah operasi bedah, karena ia di nyatakan hamil di luar rahim karena pemasangan iud.

Saya berharap semua istri dan suami menjadi lebih tawakkal dalam menyikapi kehamilan,
Kesiapan jangan di ukur dari setelah Allah beri rizki. Tidak ada kata yang lebih baik dari "Alhamdulillah" saat istri hamil.
Tawakkal.. seorang bayi tidak merampas rizki kita. Ia membawa rizkinya sendiri. Bahkan mungkin orang dewasa lebih sering mengambil rizki anak anak??

Jangan pernah berfikir "aduh,, saya telat haid kynya.. positif ga ya.. takut hamil. Minum pelancar haid biar gak hamil"
Bu... Maut itu ketentuan Allah. Bila ibu minum pil haid sebanyak apapun kalau Allah berkehendak jadi, maka jadilah.
Apa ibu tidak khawatir bila ada janin dalam rahim ibu. Lalu ibu minum obat, tapi janin itu tetap berkembang dengan izin Allah. lalu setelah lahir nanti mungkin terjadi kecacatan karena obat yang ibu konsumsi? Ibu mau menyalahkan siapa?

Mungkin bu.. pa..
KeHamilan kali ini allah beri anak perempuan yang selama ini di inginkan..
Mungkin bu.. pa..
KeHamilan kali ini Allah beri anak laki laki yang di tunggu tunggu..
Mungkin bu.. pa .
Kehamilan kali ini allah beri anak sholeh sholehah, qurrotaain.
Mungkin bu.. pa..
Kehamilan kali ini Allah beri kita anak,yang kelak saat ia dewasa dan kuat, kita menua dan renta,, dy yang paling sabar menemani kita.
Mungkin bu.. pa..
Kehamilan kali ini.. allah karuniakan anak yang saat kita meninggal paling ingat mendokan kita, beristigfar untuk kita.
Mungkin bu,, pa..
Kehamilan kali ini.. allah beri anak yang kelak menjadi sebab syurga kita.

Berharaplah yang baik baik kepada Allah.. karena Allah sesuai prasangka hambanya.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman,

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى

“Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku” (Muttafaqun ‘alaih)

Wanita lebih cendrung sensitif dengan feeling terlambat haid,dan hamil ato tidak.
Sebelom minum pelancar haid ato obat lainnya, tespek dulu ya bu. Pastikan tidak ada bisikan syetan dalam hati. Saat yakin negatif silahkan terserah ibu, tapi saat positif maka ucapkanlah Alhamdulillah.. tawakkal kepada Allah..

Setelah melahirkan nanti sekiranya merasa belum siap untuk hamil lagi, maka bicarakan dengan suami, mau ikhtiar KB seperti apa agar bisa fokus dulu ke anak anak.
وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka.” (QS. Al An’am [6]: 151)

Semoga kisah kisah nyata di atas bisa menjadi pembelajaran untuk para suami dan istri. Kaya ato miskin bukan lah tolak ukur keimanan.
Saat Allah berkehendak jadi. Maka jadilah. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah.
Surah Ali Imran (سورة آل عمران) ayat 59:

إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آدَمَ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ (٥٩)

artinya: Sesungguhnya perbandingan (kejadian) Nabi Isa di sisi Allah adalah sama seperti (kejadian) Nabi Adam. Allah telah menciptakan Adam dari tanah lalu berfirman kepadanya: Jadilah engkau! Maka menjadilah ia.

Tawakkal dan yakinlah kepada Allah. Bayi itu.. tidak akan merampas harta mu.
Kelak didik dy dengan benar, dengan iman, dengan agama. Allah menjanjikan syurga bagi mu.
Allah berfirman tentang buah dari ketakwaan:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا . وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath Thalaq [65]: 2-3

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُم مِّنْ عَمَلِهِم مِّن شَيْءٍ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ

Artinya: “Dan orang-orang yang beriman beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga) dan kami tidak mengurangi sedikit pun pahala kebaikan atau kebajikan mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya” (QS: Ath-Thūr – 21)

kamis, 5 okt 2017.
By: Ummu syahla

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: