Kapan waktu Mandi Yang Tepat Secara Medis ?

AsalasahKapan waktu Mandi Yang Tepat Secara Medis ? Sobat asalasah, Mandi merupakan salah satu bukti peradaban dan budaya manusia. Dahulu kala, orang yang tidak mandi mungkin tidak menjadi masalah. Tapi seiring berkembangnya zaman, orang mulai tahu bagaimana menjadi lebih sehat, lebih atraktif, dan lebih nyaman. Dan mandi adalah salah satu cara.

Kita yang tinggal di daerah tropis sudah terbiasa mandi dua kali sehari, pagi dan sore. Terkadang lebih bila aktivitas kita menyebabkan tubuh kotor, atau jika karena alasan lain, mau ke kondangan misalnya.

Dalam iklim seperti Indonesia, tidak mandi akan membuat tubuh lengket dan berbau. Lebih jarang bersentuhan lagi dengan SOAP dan air, kulit menjadi gatal dan rambut berminyak. Untuk alasan ini, wajar saja kalau kita tidak bisa melupakannya. Pertanyaannya adalah: apakah mandi harus dilakukan setiap hari? Bisakah kita mencuci tangan saja, membersihkan wajah dan mengganti pakaian?

Berikut ini adalah beberapa penjelasannya secara medis dari ahli kecantikan dan ahli bedah seperti yang ditawarkan dari halaman GQ.

Kapan waktu Mandi Yang Tepat Secara Medis ?



TERGANTUNG PADA IKLIM
"Jika Anda tinggal di iklim yang kering atau di tempat yang sangat dingin, maka sering mandi dengan air panas dan SOAP yang terlalu banyak bisa membuat kulit menjadi kering. Namun, di daerah lembab, jika Anda sering berolahraga, ambil Mandi setiap hari akan menjadi syarat untuk menjaga jerawat, bau badan, atau masalah kulit lainnya seperti ruam jamur. "kata Dr. Kendra Watson dari Dakota Dermatology di Sioux Falls, SD.

Jadi wajar bila Anda tidak mandi saat Anda tinggal di udara dingin atau di musim dingin. Namun jika Anda adalah warga Jakarta atau kota-kota besar lainnya di Indonesia, maka mandi menjadi sesuatu yang penting.

TERGANTUNG PADA GAYA HIDUP
"Jika Anda yang memiliki bau keringat, maka demi kebaikan bersama, tolong mandi setiap hari. Hal ini akan menurunkan risiko penyumbatan pori-pori, jerawat dan menghindari risiko karena aroma pedasnya. "kata Dr. James Collyer dari Dermatology Modern di Seattle.

"Saya merekomendasikan agar setiap orang mandi minimal satu kali sehari, saat rutinitas mereka aktif dan menyebabkan keringat, saya sarankan dua kali. Mandi juga membantu membersihkan tubuh dari bakteri, jamur, dan bahan kimia seperti pestisida atau polusi," kata Dr. Christopher O'Connell dari Skin Associates di Florida Selatan di Miami.

Nah jika Anda adalah tipe orang yang aktivitasnya tinggi, sering bepergian menggunakan kendaraan umum atau motor, terlalu sering di buka, maka mandi adalah rutinitas yang baik untuk Anda ... dan juga orang lain yang dekat dengan Anda. 

TERGANTUNG PADA GEN
"Bagi mereka yang memiliki kulit berminyak normal, saya akan merekomendasikan mandi setiap hari untuk meminimalkan risiko infeksi, mengurangi bau badan, dan menghindari jerawat," kata Dr. Ted Lain dari Dermatology di Austin TX.

Namun, orang dengan kulit sensitif, yang memiliki eksim atau kulit kering, mungkin ingin menghindari mandi setiap hari. SOAP dan air cenderung dilucuti kulit dari pelembab alami, oleh karena itu mandi setiap hari bisa membuat kulit lebih kering dan lebih peka. Sebagai gantinya, mereka bisa membilas bagian tubuh dengan air dan memusatkan perhatian pada area ketiak dan selangkangan dengan SOAP.

"Kebanyakan orang juga sebaiknya tidak mencuci rambutnya setiap hari. Memakai sampo yang berlebihan akan menghilangkan minyak alami yang membantu rambut kusam dan memudar. Sebaiknya cuci rambut tiga atau empat kali seminggu dengan shampoo berkualitas." Kata Lauren Rachel expert. Papan Salon pria perawatan untuk Pria.

Meski begitu, ditinjau dari segi kesehatan, ternyata kita tidak perlu mandi setiap hari. Kulit manusia tidak dirancang untuk dibersihkan dari minyak dan bakteri alami baik setiap hari melalui bak mandi. Selain itu, ada beberapa kelemahan saat kita mandi setiap hari, seperti kulit menjadi kering dan terganggunya ekosistem alami dan pH bakteri baik, kata Dr. Jeremy Fenton dari Schweiger Dermatology Group di New York City.

Lalu bagaimana? Masalah ini, ahli kulit dan kesehatan memiliki kesepakatan atau titik persimpangan, yang sekali lagi tergantung pada keadaan masing-masing orang.

"Mandi setiap hari sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada kesehatan kulit, tapi juga bukan hal yang buruk. Jika Anda memilih untuk mandi setiap hari, hindari menggunakan SOAP bisa mengeringkan kulit atau penggosok. Di area bau badan (selangkangan, ketiak, kaki), dan jangan lupa pakai pelembab setelah mandi, "kata dr James Collyer.

"Bagi yang tidak mau mandi setiap hari tapi tidak ingin memiliki bau tuberose, tidak ada tubuh yang bisa menggunakan lap untuk membersihkan bagian-bagian yang menjadi sumber bau busuk seperti ketiak, selangkangan, pantat. dan kaki. " kata Dr. Jeremy Fenton.

Selain itu, bak mandi juga tidak perlu berlama-lama, tidak perlu rendam, dan tidak harus selalu menggunakan air panas. Cukup bilas tubuh dan menyabuninya selama 5 menit dengan air dingin atau air hangat. Dengan begitu, Anda mendapatkan kesegaran, aroma rasa tidak sedap, sekaligus tidak membuat kulit menjadi terlalu kering.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: