Alat Ini Diklaim Dapat Menambah Kecerdasan Manusia Hingga 40 Persen

AsalasahKecerdasn dipercaya sebagai sesuatu yang diturunkan dari orangtua kita. Kecerdasan atau biasa disebut dengan IQ, biasanya sangat tidak bisa ditingkatkan atau dikurangi. Di mana terbentuk semenjak kita masih di dalam kandungan.
Tingkat kecerdasan manusia satu dengan yang lainnya juga berbeda. Dan tidak bisa dikurangi atau ditingkatkan. Namun para ahli telah mengungkapkan sebuah perangkat, yang diklaim bisa meningkatkan kecerdasan manusia hingga 40 persen.

Ibarat mimpi jadi kenyataan, namun alat ini masih dalam pengembangan. Lantas bagaimana alat ini bekerja meningkatkan kecerdasan manusia, dan apakah semua orang yang menggunakannya bisa lebih cerdas?

Dikutip dari Daily Mail, perangkat yang disebut sebagai 'stimulasi arus searah transkranial non-invasif' (tDCS) ini, dirancang oleh para peneliti dari HRL Laboratories dan McGill University di Montreal. Di pengembangan alat ini didanai oleh Defense Advance Research Project Agency (DARPA).

Perangkat ini menerapkan arus ke area otak yang disebut korteks prefrontal. Hal ini menyebabkan perubahan konektivitas antara area otak yang berbeda, dan meningkatkan kecerdasan.

Sementara penelitian sebelumnya menyarankan, bahwa hal ini terjadi melalui peningkatan penembakan neuron. Tapi para periset menemukan bahwa ini tidak terjadi. Sebaliknya, konektivitas termodulasi antara area otak menyumbang peningkatan kecepatan belajar.

"Dalam percobaan ini, kami menargetkan korteks prefrontal dengan montase stimulasi non-invasif individual," ucap Dr Praveen Pilly.

"Itulah wilayah yang mengendalikan banyak fungsi eksekutif termasuk pengambilan keputusan, kontrol kognitif, dan pengambilan memori kontekstual. Ini terhubung ke hampir semua area korteks otak lainnya, dan menstimulasinya memiliki efek yang meluas," tambahnya.

Dalam studi tersebut, para periset menguji perangkat pada monyet kera. Kera ditugaskan untuk mempelajari hubungan antara stimulus visual dan lokasi, di mana mereka mendapatkan hadiah.

Awalnya, mereka membutuhkan waktu 15 detik. Dan kemudian begitu mereka mengetahui lokasi hadiahnya, dibutuhkan waktu sekitar dua detik. Dan mereka mampu mengingat dan menemukannya.

Tanpa tDCS, kera rata-rata membutuhkan 22 percobaan. Tapi dengan tDCS, rata-rata mereka melakukan 12 uji coba. Hal ini menunjukkan peningkatan kecerdasan sebesar 40 persen.

"Efek perilaku terungkap saat mereka belajar untuk menemukan hadiah lebih cepat," tambah Dr Pilly.

Tim sekarang berharap untuk mencari persetujuan FDA untuk perangkat tersebut. Dan Dr Pilly menyarankan agar teknologinya dapat tersebar luas, hanya dalam waktu lima sampai sepuluh tahun.

BAGAIMANA CARA KERJANYA?

Perangkat digambarkan sebagai 'stimulasi arus searah transkranial non-invasif' (tDCS). Ini menerapkan arus ke area otak yang disebut korteks prefrontal.

Hal ini menyebabkan perubahan dalam konektivitas fungsional antara area otak yang berbeda, dan meningkatkan kecerdasan.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.beritauaja.com/2017/10/alat-ini-bisa-tingkatkan-kecerdasan-manusia.html