Hindari Melakukan Hal Kecil Ini, Karena Bisa Picu Perceraian

AsalasahMenjalani pernikahan dengan pasangan tercinta, melewati cobaan serta mengurus anak bersama, tentunya jadi hal yang diinginkan banyak orang. Keinginan untuk terus bersama hingga maut memisahkan memang tak semudah membalikan telapak tangan.

Butuh usaha keras dari suami istri untuk saling menerima satu sama lain agar rumah tangga bisa bertahan. Demi mengurangi risiko perceraian, cobalah hilangkan kebiasaan buruk berikut. Hal-hal ini sering diabaikan tapi ternyata menurut penelitian masuk kategori pemicu utama perceraian.

Apa saja Hal Kecil yang Bisa Memicu Perceraian?

Kata-kata kasar dan hinaan
John Gottman, seorang psikolog dari University of Washington, AS mengungkap ada elemen dalam hubungan yang bisa dilihat ketika memprediksi risiko perceraian. Hal yang paling menonjol adalah sarkasme, hinaan, dan bahasa tubuh yang merendahkan.

" Penghinaan merupakan hal 'beracun' seperti gambaran sikap muak dengan pasangan. Hampir mustahil untuk menyelesaikan masalah ketika seseorang sudah merasa muak dengan pasangannya," ujar Gottman.

Hindari melontarkan kata-kata buruk atau merendahkan semarah apapun Anda dengan pasangan. Apalagi jika hal itu terus dilakukan. Keutuhan rumah tangga bakal jadi taruhannya.

Diam tanpa respons
Konflik muncul dalam rumah tangga tak boleh didiamkan. Harus dicari akar permasalahannya dan mencari solusi bersama. Jika hanya diam dan merasa semua akan baik dengan sendirinya, itu sebuah kesalahan besar.

Banyak pasangan yang cenderung menghindari konfrontasi dengan saling mendiamkan. Tak ada komunikasi sama sekali. Hal ini malah meningkatkan risiko misinterpretasi dan malah menambah konflik.

" Dugaaan, kecurigaan akan terus muncul ketika pintu komunikasi ditutup. Melihat pasangan hanya akan dari sisi buruk dan masalah malah semakin besar. Hindari hal ini dengan tidak diam," ungkap Gottman.

Cobalah berbicara dengan diri sendiri, apakah yang dilakukan saat ini lebih banyak memiliki efek positif atau negatif. Diam tak akan menyelesaikan masalah. Lebih baik ungkapkan kemarahan dan kekecewaan, ini jauh lebih sehat bagi kesehatan mental dan keberlangsungan rumah tangga.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: https://parenting.dream.co.id/ibu-dan-anak/hal-yang-sering-diabaikan-pasangan-dan-bisa-memicu-perceraian-180403w.html