Kasus Sukmawati : Kasus Pemalsuan Ijazah dan Pernah Melaporkan Rizieq

AsalasahSukmawati Soekarnoputri menjadi pusat pemberitaan selama tiga hari terakhir lantaran puisi berjudul 'Ibu Indonesia' yang dinilai menghina ajaran Islam. Dalam puisi itu, dia menyinggung soal cadar dan azan.

Ternyata, Sukmawati bukan kali ini saja menjadi pemberitaan karena aksi kontroversinya. Berikut kami rangkum sepak terjang Sukmawati yang wara-wiri di sejumlah halaman media massa.

1. Ijazah Palsu

Putri pasangan Presiden pertama RI Soekarno dengan Fatmawati itu pernah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri karena laporan ijazah palsu pada 2008. Sukmawati disebut memalsukan dokumen kelulusan atau ijazah SMA dalam berkas pendaftaran bakal caleg dari PNI Marhaenisme pada Pemilu 2009.

Dugaan penggunaan ijazah palsu terbongkar lantaran saat pendaftaran caleg pemilu 2009 Sukmawati menggunakan ijazah dari SMA 3 Jakarta. Padahal, pada pemilu 2004, Sukmawati yang juga mendaftar menjadi caleh mengajukan ijazah dari SMA 22 Jakarta.

Meski Sukmawati sudah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka, kasus tersebut akhirnya dihentikan karena dinilai kurang bukti. Ijazah Sukmawati disebut hanya fotokopi dan tidak ada legalisir.

2. Laporkan Habib Rizieq

Pada Oktober 2016, Sukmawati melaporkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab ke Bareskrim Polri. Habib Rizieq dilaporkan karena dianggap melecehkan Pancasila.

Sukmawati mengatakan melaporkan Habib Rizieq sebagai Ketua Umum PNO Marhaenisme. Ia menuding Habib Rizieq melakukan penodaan terhadap lambang dan dasar negara Pancasilan, serta menghina kehormatan Soekarno sebagai proklamator kemerdekaan Indonesia dan Presiden pertama RI.

3. Puisi Lecehkan Cadar dan Azan

Sukmawati kembali jadi sorotan usai membacakan puisi berjudul 'Ibu Indonesia'. Puisi itu bernada SARA dan menyinggung umat Islam.

Adik Megawati Soekarnoputri ini menyinggung soal cadar dan azan. Dia membandingkan sari konde dengan cadar, dan kidung ibu dengan azan, setelah sebelumnya dia mengaku tidak mengatahui syariat Islam.

Akibatnya, kecaman pun mengalir deras kepada Sukmawati. Bahkan, ia dilaporkan sejumlah pihak ke polisi. Seorang pengacara bernama Denny Andrian Kusdayat mewakili umat Islam, melaporkan anak dari proklamator RI Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri. Denny melapor ke Polda Metro Jaya karena Sukmawati diduga melakukan penistaan agama.

"Saya mewakili umat Islam melaporkan Sukmawati dan laporan saya diterima. Saya juga membawa sejumlah barang bukti, salah satunya berupa video yang sudah tersebar di media sosial," ujar Denny saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/4).

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/news-analysis/18/04/04/p6ne1s282-sepak-terjang-sukmawati-laporkan-rizieq-hingga-ijazah-palsu