Kisah Pria Yang Bernama Kentut, Sering Diejek hingga Malu dan Menutup Diri di Kamar

AsalasahKentut (30) bermental kuat kendati sering diolok-olok temannya sewaktu masih duduk di sekolah dasar.

Pria yang kini tinggal di sekitar Kunciran, Ciledug, Kota Tangerang, tersebut harus menahan rasa malunya lantaran memiliki nama Kentut pemberian orangtuanya.

Selama 30 tahun ia memakai nama Kentut.

Nama Kentut tersebut diberikan oleh bapaknya tanpa alasan yang jelas saat ia lahir.

"Namanya orang kampung di Solo, enggak sekolah, bekerja petani. Ibu juga SD tidak lulus ya kasih nama jadi tidak pakai alasan dan tidak tahu makna sebenarnya," ujar Kentut ditemui TribunJakarta.com di warung mi ayam miliknya, Rabu (18/4/2018).

Tak jarang gurunya sendiri terlihat nampak menahan tawa saat memanggil nama Kentut tersebut.

"Sudah sering sih diketawain, sudah biasa juga senyam senyum aja," ujar dia.

Kentut tidak pernah mengambil hati olokan temannya itu dan tegar menghadapi nama berian kedua orangtuanya.

Saat berumur 21 tahun Kentut menikahi seorang wanita idamannya saat berada di Solo dan kini telah dikaruniai tiga orang anak.

"Istri saya dulu ya juga ketawa tahu nama asli saya Kentut, tapi ya istri saya tidak malu dan tetap menikah dengan saya," tambah dia.

Kentut sudah hijrah ke Tangerang sejak 10 tahun lalu untuk mencari nafkah.

Pantauan TribunJakarta.com, Kentut berjualan mi ayam di Jalan Raya Pepabri berdekatan dengan tempat tinggalnya.

Kemarin, Selasa (17/4/2018), Kentut mendatangi Pengadilan Negeri Tangerang untuk memohon perubahan namanya menjadi Ihsan Hadi.

"Alhamdulillah diterima dan tinggal ambil keputusannya saja nanti Senin depan," ucap Kentut kepada TribunJakarta.com.

Alasan ganti nama

Ada alasan di balik maksud Kentut mengubah namanya.

Satu di antaranya karena masa depan ketiga anaknya.

Menurut dia, nama Ihsan Adi yang akan disandangnya nanti adalah pemberian guru ngajinya di Solo.

Sang guru merasa iba melihat anak didiknya mempunyai nama yang unik dan tidak sepantasnya diberikan kepada seorang anak.

"Waktu itu guru saya kasihan saya mempunyai nama seperti itu, lalu beliau memberikan nama Ihsan Hadi yang berarti, Ihsan itu bagus, hadi petunjuk, jadi petunjuk yang bagus," beber Kentut.

Tentu saja, namanya kini masih Kentut lantaran belum tercatat secara legal dan hukum.

Berhenti sekolah

Kentut tidak melanjutkan sekolahnya ke jenjang lebih tinggi lantaran malu mengemban namanya yang unik.

Nama Kentut diberikan oleh orangtuanya tanpa tahu maknanya lantaran pendidikannya rendah.

Saat kecil Kentut sering mendapatkan perlakuan yang tidak enak dari teman-temannya.

Ejekan dan hinaan dari teman-teman yang membuat Kentut tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang sekolah menengah pertama.

"Waktu itu habis lulus SD enggak lanjut ke SMP. Soalnya minder punya nama seperti Kentut kan, sering diejek sama temen-temen jadi enggak lanjut," ungkap Kentut.

Menurut dia karena faktor nama menjadi alasan utama ia putus sekolah.

"Sebenarnya sudah dicari-cari sama gurunya, untuk sekolah lagi ke SMP, cuma saya tidak mau," tambah dia.

Anak mengunci diri

Alfi (7) putra pertama Kentut sering tidak masuk sekolah lantaran malu dengan nama ayahnya.

Pria asal Solo tersebut diberikan nama Kentut oleh kedua orangtuanya tanpa alasan karena minimnya pendidikan yang dimilikinya.

Pasalnya, Kentut selalu mendapatkan olokan dari teman sebayanya karena namanya aneh.

"Anak saya sering malu dan tidak masuk sekolah karena sering diejek nama ayahnya kok Kentut," ucap Kentut.

Alfi tak jarang mengunci kamarnya karena malu sering diejek kentut seperti nama ayahnya.

Hal inilah yang menjadi alasan utama Kentut untuk mengubah namanya di Pengadilan Negeri Tangerang menjadi Ihsan Hadi, Senin (16/4/2018).

"Awalnya saya sudah pingin mengajukan ganti nama sejak umur enam tahun, namun karena dulu di desa (Solo) dan tidak ada yang mengerti jadi saya tidak mengubah nama saya bertahun-tahun," tambah dia.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: https://www.kaskus.co.id/thread/5ad71eaac1cb17f4518b456f/pria-ini-bernama-kentut-sering-diejek-teman-hingga-malu-menutup-diri-di-kamar/?ref=homelanding&med=hot_thread&utm_content=link_forum_landing&utm_campaign=hot_thread