Beginilah Mewahnya Barang Koleksi Ibu Negara Malaysia, Rosmah Mansor

AsalasahSebanyak 284 kotak yang disita dari tiga apartemen di Pavilion Residences, Kuala Lumpur, Malaysia terkait mantan Perdana Menteri (PM) Najib Razak berisi tas mewah bermerek mulai Louis Vuitton (LV) hingga Hermes Birkin. Harga tas Birkin paling murah US$ 12 ribu (Rp 166 juta) dan termahal lebih dari US$ 300 ribu (Rp 4,1 miliar).

Kabar yang dirilis Malay Mail, Jumat (18/5/2018), itu seperti mengkonfirmasi kabar sebelumnya, 12 Mei, bahwa Rosmah Mansor, istri Najib, berupaya menyembunyikan 50 tas Hermes dari rumahnya ke tempat lain. Total nilai tas itu mencapai 10 juta ringgit atau Rp 35,2 miliar.

Sejak menjadi ibu negara, perempuan kelahiran Kuala Pilah, 10 Desember 1951 itu dikenal doyan belanja barang mewah. The New York Times dan Wall Street Journal pernah mengungkapkan bahwa antara 2008 dan 2015 Rosmah berbelanja pakaian dan perhiasan di Harrods London senilai US$6 juta atau hampir Rp80 miliar.

Dia juga pernah mengeluarkan US$ 200.000 (Rp 2,6 miliar) untuk membeli tas Hermes Birkin dalam sebuah lelang. Belum lagi kalung permata berwarna pink seharga jutaan dolar yang dibeli pada 2013. Rosmah yang masih berdarah minang itu juga diketahui pernah mengenakan jam tangan Hublot BlackBerry Black Magic yang harganya mencapai RM79,200, dan Richard Mille Lady RM 007 (RM486,000).

Toh, Rosmah Mansor menganggap semua itu sebagai hal wajar dilakukannya sebagai ibu negara. Apalagi, kata dia, dalam biografi, sejumlah barang dibelinya dengan uang tabungan. Tapi dia tak menjelaskan tabungan dari mana, sebab dia sendiri diketahui tak punya pekerjaan selain menjadi ibu negara. Sedangkan penghasilan Najib Razak sebagai perdana menteri seperti dirilis sinarharian.com, 10 Juni 2015, sebesar 75,775.2 USD (RM284,194.89) setahun. Gaji Najib jauh di bawah Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, sebesar RM6,099,005 setahun atau RM508,250 per bulan.

Masih dalam biografinya yang terbit beberapa waktu lalu, Rosmah mengakui tak semua barang mewah yang suka dia kenakan dibelinya langsung. Tapi ada beberapa yang merupakan hadiah atau pemberian dari orang lain. Dalam biografi itu dia mencontohkan jam tangan dan cincin berlian. Cincin yang diterimanya saat berkunjung ke New York itu dibawa masuk ke Malaysia pada April 2011 itu nilainya ditaksir mencapai 24 juta RM.

"Takkanlah saya mahu menghebohkan kepada semua orang bahawa orang itu beri saya jam, orang itu beri saya beg tangan dan sebagainya. Itu sudah riak namanya, seperti mahu menunjuk-nunjuk," katanya.

"Kita mesti menjaga hati mereka apatah lagi kita adalah tetamu. Bagaimana perasaan kita apabila pemberian kita ditolak orang lain? Tentu kita akan tertanya-tanya dengan pelbagai soalan dan berasa kecil hati," kata Rosmah.

Keruan saja pengakuan ini mengundang sinisme tersendiri di kalangan masyarakat Malaysia. Pimpinan Pusat KEADILAN, Fariz Musa, misalnya, meminta agar lembaga anti korupsi mengusut hal itu. Sebab hadiah dengan nilai fantastis tersebut sangat patut dicurigai sebagai suap. "Apa kelebihan Rosmah sehingga dihadiahkan barangan kemas yang harganya mencecah jutaan ringgit?," kata Fariz kepada keadilandaily.

Sementara H. Fansuri coba membandingkan sikap Rosmah itu dengan Ainun Habibie, istri mantan Menristek dan Presiden BJ Habibie. Dalam biografi Habibie-Ainun yang kemudian difilmkan dengan judul yang sama, ada terungkap salah satu adegan ketika Ainun mengkritisi kado berupa jam tangan yang dibawa Habibie dari seorang pengusaha. Begitu mengetahui itu adalah hadiah dari orang lain, Ainun segera meminta sang suami untuk mengembalikannya. Habibie pun keesokan harinya langsung mengembalikan kado tersebut.

Tak heran bila Habibie kemudian menggambarkan istrinya, Ainun, tak cuma terpelajar secara akademis, tapi juga sosok berakhlak mulia dan berbudi luhur.

"Gambaran kisah kasih itu demikian bersinar terpancar sampaikan Habibie sanggup menulis biografi cinta untuk Ainun. Tetapi Najib?," tulis Fansuri seperti dikutip malaysianreview.com, 31 Maret 2013.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: https://news.detik.com/internasional/4027858/di-malaysia-ainun-habibie-lebih-diidolakan-ketimbang-rosmah