Cara Kerja Hosting dan Domain Hingga Jadi Website Yang Bisa Diakses Publik.

AsalasahJika Anda baru membeli web hosting atau membangun situs web dan masih mengalami kebingungan. Di artikel kali ini Asalasah akan berusaha menjelaskan bagaimana konsep hosting  dan domain bekerja hingga website Anda bisa diakses publik. Penjelasannya sederhana dan semoga mudah dipahami.

Sebuah halaman web seperti yang Anda lihat saat ini merupakan sebuah file dalam format HTML yang berisi kode-kode. Lalu kode teresebut diterjemahkan oleh web browser seperti google chrome, mozilla firefox menjadi tampilan yang Anda lihat saat ini.

sumber gambar : pexels.com

Coba ingat-ingat tentang file dan folder di komputer Anda. Filenya disimpan di hard disk komputer desktop atau laptop Anda, Anda bisa untuk mengaksesnya kapan pun Anda mau karena file tersebut berada di hardisk komputer Anda.

Jika tidak percaya, cobalah copy kode di bawah ini lalu paste ke notepad. Simpanlah text tersebut dalam format .html, jangan .txt. Misalnya test.html

<html>
  <head>
    <title>Tutorial: HelloWorld</title>
  </head>
  <body>
    <h1>HelloWorld Tutorial by Asalasah</h1>
  </body>
</html>

Setelah file tersebut di save, bukalah browser favorit Anda misalnya google chrome. Tekan CTRL + O untuk meng-open sebuah file, pilihlah file test.html yang kamu buat tadi. Maka keluarlah halaman tersebut di browser kamu. Begitulah konsep dasarnya bahwa setiap halaman web itu merupakan sebuah file.

Hanya Anda yang bisa membuka file tersebut karena file tersebut disimpan di komputer Anda. Orang lain tidak bisa membuka file test.html tersebut karena file test.html tersebut tidak terhubung dengan komputer Anda.

Lalu gimana caranya agar file tersebut bisa diakses luas seluruh dunia? Ya, Anda membutuhkan sebuah komputer server. Komputer server sendiri merupakan komputer yang terhubung ke internet dan dapat diakses di jaringan internet. Jadi kita simpan file kita ke komputer server yang dapat kita sewa di banyak penyedia.

Komputer server yang digunakan umumnya harus memiliki spesifikasi yang jauh lebih tinggi daripada PC desktop Anda, dan harus terhubung ke Internet berkecepatan tinggi dan bandwith yang besar.

Umumnya setiap server memiliki alamat IP untuk dapat diakses. IP sendiri  berupa angka-angka yang sulit diingat misalnya  216.58.216.164 (alamat google), cobalah ketikkan angka  216.58.216.164 di address bar browser anda. Pasti beralih ke google.com kan?. Nah gitu juga di konsep server, agar mudah diakses, dibutuhkan yang namanya domain. Seperti asalasah.com, google.com. harga domain sendiri bervariasi dan bisa sangat murah di saat promo-promo besar. Oke lanjut lagi ke topiknya

Nama domain adalah url unik untuk mengakses data server Anda. Format nama domain adalah name.tld (misal .com .net). .tld adalah repositori yang terdaftar dengan ICAN. ICAN adalah organisasi internasional untuk mengelola nama domain.

Bagaimana Domain dan Server terhubung ?
di Internet ada yang namanya Domain Name Servers (DNS) yang dapat diumpamakan dengan buku telepon. Mereka menyimpan direktori nama domain dan menerjemahkannya ke alamat Protokol Internet (IP) si server.

Ini diperlukan karena, meskipun nama domain mudah diingat orang, komputer atau mesin, mengakses situs web berdasarkan alamat IP. Jadi komputer mengakses website dengan mengubah nama domain menjadi IP.

Setelah Anda mendaftarkan nama domain baru atau ketika Anda memperbarui server DNS pada nama domain Anda, biasanya dibutuhkan sekitar 12-36 jam untuk server nama domain di seluruh dunia untuk diperbarui dan dapat mengakses informasi. Periode 36 jam ini disebut sebagai propagasi.

Jika Anda beli domain disuatu penyedia jasa domain dan shared hosting, bagaimana caranya agar domain yang Anda beli konek ke hostingnya ?
Nah ada istilahnya poiting domain, bahasa asalasah ni, intinya kita arahkan domain tersebut ke shared hosting yang kita beli. Caranya sederhana, buka domain manager di tempat anda beli domain, lalu pilihlah menu change name server. isilah name server yang sesuai dengan shared hosting  yang Anda beli.

Bagaimana cara tau name server (ns) sebuah shared hosting ? Nah pasti tiap pembelian shared hosting ada dikasih tau tu detailnya.

Setelah proses pointing, anda sudah bisa mencoba mengupload file berformat.html ke shared hosting Anda. cobalah rename file test.html tadi menjadi index.html ke folder public_html di shared hosting  Anda. jika sudah, coba buka nama domain yang sudah anda pointing sebelumnya. Jika segala proses sudah benar, maka seharusnya tampillah di alamat domain anda isi file index.html tersebut.

Semoga dengan melalui tahapan di atas, dapat membuak pemahaman bagaimana konsep kerja shared hosting dan domain hingga menjadi sebuah website yang bisa diakses publik.

Ada banyak sekali ide kerja atau pengembangan web yang dpat kamu coba seperti menginstall CMS di shared hosting, mepointing domain ke blogger sehingga tidak perlu shared hosting dan lain sebagainya

Tambahan!! apa bedanya shared hosting dan server ?
dari tadi asalasah ngomongin server, kok tiba-tiba loncat ke shared hosting? nah gini sebenarnya Server itu komputer utamanya, shared hosting artinya dari satu server dipakai bersama dengan pelanggan lain. Jadi bisa dibilang, berbagi server untuk dipakai menyimpan file. 1 server bisa dibuat untuk nampung banyak shared hosting.

Shared hosting lebih murah karena kita memakai 1 server dengan beberapa pelanggan lain. Kalau kita beli langsung 1 unit dedicated server bisa kosong rekening. hehe.

Asalasah | sumber : tulis sendiri

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Cara Kerja Hosting dan Domain Hingga Jadi Website Yang Bisa Diakses Publik."

Posting Komentar

Tidak Ada tempat untuk KOMENTAR SPAM!!! Akan saya cek setiap hari

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel