Perbedaan Revolusi Industri 1.0, 2.0, 3.0, 4.0 dan 5.0

AsalasahSelama berabad-abad, barang-barang termasuk makanan, pakaian, rumah dan persenjataan diproduksi dengan tangan atau dengan bantuan hewan pekerja. Namun, pada awal abad ke-19, manufaktur mulai berubah secara dramatis dengan diperkenalkannya Industri 1.0, dan operasi berkembang pesat dari sana. Berikut ini asalasah jepalskan ikhtisar dari evolusi itu.

Revolusi Industri 1.0
Selama berabad-abad, barang-barang termasuk makanan, pakaian, rumah dan persenjataan diproduksi dengan tangan atau dengan bantuan hewan pekerja. Namun, pada awal abad ke-19, manufaktur mulai berubah secara dramatis dengan diperkenalkannya Industri 1.0.

Revolusi Industri 2.0
Seiring dengan meningkatnya keilmuan manusia, maka cara dalam mendapatkan makanan pun berubah, dari yang tadinya hanya mengumpulkan, kini beralih menjadi produksi makanan (pertanian). Inilah revolusi industri pertama yang terjadi khususnya pada sektor agraria.

Revolusi Industri 3.0
Sebenarnya, pada era inilah revolusi industri pertama kali dipopulerkan. Dimulai dari Inggris, perubahan pola kerja dari yang tadinya menggunakan tenaga manusia beralih dengan menggunakan mesin.

Revolusi Industri 4.0
Boleh dibilang, inilah era yang sedang kita masuki sekarang, dimana sendi kehidupan manusia didominasi oleh kemajuan teknologi informasi. Internet, data, dan artificial intelligence adalah sederet teknologi yang menopang revolusi ini.

Revolusi Peradaban 5.0
Jika perkembangan teknologi sudah sebegitu majunya, lalu apalagi yang harus diperbaharui? Mungkin itu yang ada di pikiran sebagian orang, tapi tidak dengan ide yang dirumuskan oleh pemerintahan Jepang.


Perkembangan teknologi yang begitu pesat, termasuk adanya peran-peran manusia yang tergantikan oleh kehadiran robot cerdas, dianggap dapat mendegradasi peran manusia. Hal ini yang melatar belakangi lahirnya Society 5.0 yang diperkenalkan di Kantor Perdana Menteri Jepang pada hari Senin, 21 Januari 2019.

Melalui Society 5.0, kecerdasan buatan (artificial intelligence) akan mentransformasi big data pada segala sendi kehidupan serta the Internet of Things akan menjadi suatu kearifan baru, yang akan didedikasikan untuk meningkatkan kemampuan manusia membuka peluang-peluang bagi kemanusiaan.
Transformasi ini akan membantu manusia untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna.

Secara sederhana, Society 5.0 dapat diartikan sebagai suatu konsep masyarakat yang berpusat pada manusia (human-centered) dan berbasis teknologi (technology based). 

Asalasah | Sumber: https://karinov.co.id/revolusi-industri-5-jepang/ dan http://www.apics.org/apics-for-individuals/apics-magazine-home/magazine-detail-page/2017/09/20/industry-1.0-to-4.0-the-evolution-of-smart-factories

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Revolusi Industri 1.0, 2.0, 3.0, 4.0 dan 5.0"

Posting Komentar

Tidak Ada tempat untuk KOMENTAR SPAM!!! Akan saya cek setiap hari

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel