Google Rambah Bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Surya

http://asalasah.blogspot.com/2013/12/google-rambah-bisnis-pembangkit-listrik-tenaga-listrik.htmlAsalasah ~ Raksasa internet Google Inc kini merambah bisnis baru. Bersama KKR & Co, perusahaan investasi berskala global, Google, mendirikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan investasi US$ 400 juta atau Rp 4,5 triliun.

Wall Street Journal mengabarkan investasi tersebut ditanamkan dalam enam proyek PLTS di California dan Arizona Amerika Serikat yang dibangun oleh Recurrent Energy LLC. Lima di antaranya berada di kawasan selatan California dan sisanya terletak di Arizona. Seluruh PLTS tersebut mampu memproduksi listrik hingga 106 megawatt yang cukup untuk digunakan 17 ribu rumah di Amerika.

Investasi ini merupakan kerjasama ketiga yang dilakukan Google, KKR, dan Recurrent Energy. Pada akhir 2011, Google dan KKR menyepakati investasi empat lahan tenaga surya di Sacramento, California. Fasilitas senilai US$ 350 juta itu dibangun dan dioperasikan Recurrent.

PLTS yang digarap kali ini ditargetkan mulai beroperasi dan terhubung dengan jaringan listrik pada Januari 2014. Recurrent yang akan mengoperasikan keenam PLTS itu telah menyepakati kerja sama jangka panjang dengan tiga pembeli listrik.

Kongsi investasi ini berdiri di tengah pertumbuhan permintaan listrik tenaga surya di Amerika. Arizona dan California termasuk negara bagian AS yang mewajibkan perusahaan penyedia listrik meningkatkan pemakaian sumber daya alam terbarukan. Dua negara bagian itu pun menjadi lokasi invetasi PLTS yang cukup menarik, sumber sinar mataharinya berlimpah.

Google dan KKR adalah investor penting di sektor energi terbarukan. Google, misalnya, mengeluarkan dana US$ 1 miliar dalam berbagai proyek, mulai dari listrik tenaga angin di Gurun Mojave (North Dakota) dan Arlington (Oregon) hingga PLTS di Jerman. Google juga membiayai proyek transmisi listrik tenaga angin di lepas pantai Atlantik serta membeli 570 megawatt listrik terbarukan untuk menjalankan pusat datanya.

Sedangkan KKR mengucurkan pembiayaan energi terbarukan melalui skema pendanaan infrastruktur. Perusahaan ini berinvestasi dalam proyek pembangkit listrik tenaga angin di Perancis serta PLTS di Kanada, Spanyol, dan Amerika.

Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/11/15/090529858/Google-Bangun-Pembangkit-Listrik-Tenaga-Surya

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Google Rambah Bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Surya"

Posting Komentar

Tidak Ada tempat untuk KOMENTAR SPAM!!! Akan saya cek setiap hari

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel