Bagaimana Adab Malam Pertama Dalam Islam ?

Asalasah ~ Ajaran Islam tidak sebatas pada masalah shalat, puasa, zakat ataupun haji. Ajaran Islam juga membahas hal-hal yang selama ini mungkin dinilai tabu, seperti adab dalam berhubungan intim.

Adab malam pertama pun dibahas dalam banyak kitab seperti kita Aadaabuz Zifaaf karya Al Albani, kitab Al Insyiraah Fii Aadaabin Nikaah karya Abu Ishaq Al Juwaini atau kitab Al Mu'aasyaraah Bainaz Zaujaini karya 'Amr Abdul Mun'im.

Ada juga kitab Fiqhuz Zawaaj yang merupakan hasil karya As Sadlan. Dari sumber-sumber tersebut, berikut adab malam pertama yang dirangkum buku 'Fiqih Hubungan Intim' karya Syaikh Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim.

Pertama
sang suami mengucapkan salam kepada pasangannya. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi rasa gamang di hati sang istri.

Ummu Salamah radhiyallaahu 'anhaa menceritakan tentang Nabi Muhammad SAW tatkala beliau menikahinya. Ketika hendak mendatangi Ummu Salamah radhiyallaahu 'anhaa, Nabi mengucapkan salam.

Demikian ditulis dalam kitab Akhlaaqun Nabiyy karya Abusy Syaikh (199) dengan sanad hasan.

Kedua
Sang suami hendaklah bersikap lemah lembut kepada istrinya. Salah satu contohnya dengan memberikan sesuatu berupa minuman atau makanan ringan yang manis-manis.

Seperti ditulis dalam hadist riwayat Ahmad (VI/452), Asma' binti Yazid radhiyallahu 'anhaa berkata:'Aku mendandani 'Aisyah untuk dipersunting Rasulullah SAW kemudian aku mendatangi Rasulullah, aku panggil Rasulullah untuk melihat kecantikan 'Aisyah setelah berhias.'

''Lalu, beliau datang dan duduk di samping 'Aisyah. Lalu, disuguhkan gelas besar berisi susu kepada beliau. Rasul pun minum dan menyerahkannya kepada 'Aisyah yang menundukkan kepala karena malu.''

'Asma pun menegur 'Aisyah dan mengatakan kepadanya,''Ambilah dari tangan Rasulullah SAW.'' Akhirnya 'Aisyah mengambil gelas itu dan meminumnya sedikit.

Ketiga
Seorang suami harus membelai kepala sang istri seraya mendoakannya. Ini seperti yang diajarkan oleh Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam.

''Rasul bersabda jika salah seorang dari kalian menikahi seorang wanita atau membeli seorang budak, maka hendaklah ia memegang ubun-ubunnya sambil menyebut nama Allah Azza wa Jalla dan berdoa untuk keberkahannya'' (HR. Abu Dawud no.2160)

Adapun doa yang dibacakannya yakni,''Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan padanya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau ciptakan pada-Nya.''

Keempat 
 yakni shalat berjamaah dua rakaat, ini seperti diriwayatkan oleh Abu Sa'id. Abu Sa'id, seorang budak yang dibebaskan oleh Abu Asid, berkata,''Aku menikah ketika aku masih berstatus hamba sahaya.''

Abu Sa'id mengundang beberapa sahabat Nabi, salah satunya yakni Abu Dzarr. Ketika dikumandangkan iqamat untuk shalat, Abu Dzarr hendak maju sebagai imam. Namun para sahabat berkata kepada Abu Sa'id,''Kamulah yang maju!''

''Haruskah seperti itu?'' kata Abu Sa'id. ''Benar,'' mereka menjawab.

Abu Sa'id pun berkata,''Akhirnya aku pun maju mengimami mereka, padahal aku seorang budak. Mereka mengajariku seraya berkata,''Jika istrimu telah masuk kepadamu, lakukanlah shalat dua rakaat bersamanya. Mohonlah kebaikan apa-apa yang datang kepadamu, mohonlah perlindungan dari segala kejelekannya. Setelah itu terserah kepadamu dan istrimu..''

Kelima
Seorang suami disunnahkan menggosok gigi agar mulutnya bersih sebelum menemui istrinya. Hal ini akan lebih menambah keharmonisan dan kemesraan rumah tangga.

Seperti diriwayatkan dalam Shahiih Muslim (no.253), Syuraih bin Hani' berkata,'aku bertanya kepada 'Aisyah:'Apa yang pertama kali Nabi SAW lakukan ketika beliau masuk ke rumahnya?''

'Aisyah menjawab,''bersiwak (menggosok gigi)''.

Keenam 
adalah seorang suami membaca nama Allah dan berdoa ketika hendak melakukan hubungan intim dengan sang istri.

Dalam hadist riwayat Al Bukhari (no.5165) dan Muslim (no.1434), Ibnu 'Abbas radhiyallaahu anhumaa mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,''Ingat, apabila salah seorang dari kalian akan bersetubuh dengan istri, ia membaca basmalah dengan dilanjutkan membaca doa.''

Adapun doanya yakni,''Ya Allah, jauhkanlah aku dari setan dan jauhkanlah setan dari anak yang Engkau rizkikan kepada kami.''
Baca Juga :

Asalasah | Sumber: http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/15/08/29/ntsrp1257-ini-adab-malam-pertama-part1

Belum ada Komentar untuk "Bagaimana Adab Malam Pertama Dalam Islam ?"

Posting Komentar

Tidak Ada tempat untuk KOMENTAR SPAM!!! Akan saya cek setiap hari

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel