17 cara menghilangkan pikiran negatif saat hamil

Asalasah ~ Stres yang memicu pikiran negatif selama kehamilan dapat memicu berbagai masalah, mulai dari masalah kesehatan ibu hingga kelangsungan hidup bayi dalam kandungan. Karena itu, ibu hamil sebisa mungkin menjauhi hal-hal yang membuatnya stres karena dapat memengaruhi janin yang dikandungnya.

Berikut ini adalah cara menghilangkan pikiran negatif saat hamil :


1. Lakukan perubahan gaya hidup
Sebisa mungkin ibu hamil tidak mengalami stres fisik atau mental akibat urusan pekerjaan. Setelah mengetahui bahwa Anda hamil, segera buat jadwal dan daftar yang harus diubah dalam rutinitas harian Anda.

Jadwal harian ini akan membuat Anda cukup istirahat dan bebas stres. Berhenti bekerja atau mengambil cuti bisa menjadi salah satu solusi.

2. Makan makanan sehat agar tidak stres saat hamil
Saat hamil, asupan makanan ibu tidak hanya masuk ke tubuh Anda, tetapi juga berperan dalam pertumbuhan janin di dalam rahim. Karena itu, pastikan Anda selalu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.

Makanan sehat juga bisa mengurangi stres selama kehamilan. Pikiran ibu akan lebih tenang setelah mengetahui bahwa bayinya mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh sehat.

Makanan sehat dapat mengurangi stres secara signifikan, jadi jangan berkompromi dengan asupan sehat.

3. Olahraga teratur
Olahraga telah terbukti merangsang hormon seseorang untuk menjadi lebih bahagia. Karena itu, jangan berhenti berolahraga ketika sedang hamil. Selain sehat, olahraga juga berfungsi untuk menyehatkan pikiran.

Olahraga selama kehamilan juga memiliki segudang manfaat bagi janin dalam kandungan.

4. Manjakan diri Anda
Kehamilan adalah saat ketika Anda bersiap untuk menjadi seorang ibu. Luangkan waktu untuk memanjakan diri sendiri agar tidak stres memikirkan tanggung jawab besar ketika bayi lahir.

Lakukan hal-hal yang Anda sukai sehingga Anda bisa merasa lebih bahagia dan menikmati kehamilan ibumu, seperti berbelanja atau bepergian. Namun pastikan kegiatan yang menyenangkan yang Anda lakukan tidak membuat Anda terlalu lelah dan bahkan jatuh sakit.

 5. Temukan faktor-faktor penyebab stress dan pemikiran negatif pada Ibu
Jika Anda merasa stres selama kehamilan karena takut akan persalinan yang menyakitkan atau memikirkan kesulitan menjadi seorang ibu, cobalah membicarakannya dengan keluarga dan teman. Jangan biarkan pikiran negatif tentang persalinan dan proses menjadi seorang ibu terus membebani pikiran Anda.

Kemudian, hindari membaca kisah-kisah mengerikan tentang persalinan yang membuat Ibu semakin stres.

Percaya pada sesama ibu juga dapat membantu. Tapi jangan biarkan mereka menambah stres Anda, Bun.

6. Meditasi
Meditasi dapat benar-benar membantu Ibu menenangkan pikirannya sehingga dia dapat melepaskan stres selama kehamilan. Meditasi juga merupakan salah satu terapi yang baik untuk kesehatan mental dan bermanfaat bagi ibu dan bayi.

7. Mengobrol dengan orang baik di pengajian orang solehahh
Pikiran panik jika terkubur sendirian akan membuatnya lebih stres. Karena itu, Ibu disarankan untuk mengobrol dengan sesama ibu, dokter, atau teman terdekat tentang hal-hal yang mengganggu pikiran Ibu.

Dengan cara ini, Anda dapat memahami apakah yang terjadi pada tubuh Anda selama kehamilan adalah normal atau tidak. Jika apa yang Anda alami juga dialami oleh orang lain, Bunda tidak perlu merasakan kecemasan yang berlebihan.

Hasilnya, stres dan pemikiran negatif selama kehamilan bisa dicegah.

8. Tidur nyenyak
Seringkali ibu hamil mengalami kurang tidur karena sulit menemukan posisi tidur yang nyaman. Atau terlalu banyak pikiran untuk tidak bisa tidur.

Selain itu, ibu juga sering terbangun di tengah malam karena sakit kepala, mual, atau mengidam.

Padahal, cukup tidur dan tidur setiap malam bisa membantu tubuh beristirahat. Karena itu, Anda harus cukup tidur, baik di malam hari maupun siang hari.

9. Pendidikan mandiri
Memiliki informasi lengkap tentang proses kehamilan dan persalinan memudahkan ibu untuk menjalani kehamilan tanpa stres. Ibu juga tahu apa yang harus dilakukan dengan setiap fase kehamilan yang terjadi.

Ini bisa dilakukan dengan membaca buku, artikel di internet, atau bertanya langsung ke dokter saat berkunjung.

10. Rencanakan masalah keuangan
Membuat rencana keuangan untuk biaya melahirkan dan kebutuhan bayi setelah lahir harus dibuat sedini mungkin. Lakukan perencanaan ini sejak usia muda untuk menghindari stres selama kehamilan yang disebabkan oleh masalah keuangan.

11. Dengarkan dirimu sendiri
Kehamilan adalah masa emosional karena Anda bersiap untuk menjadi seorang ibu. Perubahan hormon dan kondisi tubuh dapat membebani ibu dalam mengendalikan emosi sehingga rentan terhadap stres.

Sang ibu harus bisa duduk dengan tenang untuk memahami emosi yang bergolak. Anda juga dapat menuliskan apa pun yang Anda rasakan sehingga Anda tahu apa yang harus dilakukan untuk menghadapinya.

12. Pelajari teknik relaksasi
Relaksasi dapat mengurangi stres. Ada banyak teknik relaksasi yang bisa Anda pilih, seperti pijat, spa, atau yoga.

Dengan mempelajarinya sendiri, Ibu tidak perlu pergi ke salon atau ke kelas yoga yang pasti membutuhkan biaya sehingga bisa menghemat pengeluaran saat hamil.

Selain mengurangi stres saat hamil, relaksasi juga bisa membantu pertumbuhan bayi di dalam rahim.

13. Berteman dengan wanita hamil lainnya
Berteman dengan wanita hamil lainnya bisa menjadi cara untuk mengurangi stres. Wanita hamil dapat bertukar pengalaman tentang semua kesulitan dan harapan selama kehamilan.

Berbagi perasaan dengan orang yang memahami kondisi Anda dengan baik dapat membantu Anda merasa lebih baik. Di sisi lain, Ibu juga dapat belajar hal-hal baru dari mereka sehingga mereka dapat memiliki referensi jika suatu hari Ibu juga mengalami hal yang sama.

14. Ambil kelas kehamilan
Kelas kehamilan tidak hanya mempersiapkan ibu untuk menjalani persalinan normal, tetapi juga bisa menjadi tempat untuk mencurahkan semua masalah yang Anda alami selama kehamilan.

Kelas kehamilan juga memastikan bahwa kesehatan mental ibu selama kehamilan diperhatikan dan dijaga agar tidak stres.

15. Bicaralah dengan suami Anda
Memiliki anak adalah tanggung jawab kedua pasangan. Karena itu, undang suami untuk terlibat aktif dalam proses kehamilan ibu.

Anda bisa curhat dan mengatakan apa yang ingin suami Anda lakukan selama kehamilan. Berbicara dengan suami Anda dapat mengurangi kecemasan dan stres selama kehamilan karena Anda tahu bahwa Anda akan selalu berada di pihak Anda.

Jika suami mau, Anda juga bisa meminta suami Anda untuk memijat ibu Anda untuk mengurangi sakit punggung dan membantu Anda menjadi lebih rileks.

16. Nikmati kehamilan
Beristirahatlah dari semua rutinitas yang melelahkan saat Anda hamil. Nikmati kehamilan ibumu dengan nyaman.

Ketika Anda bisa menikmati kehamilan, stres akan berkurang.

17. Minta bantuan Ahli
Jika Anda telah melakukan semua tips di atas tetapi tidak mengurangi stres, inilah saatnya bagi Anda untuk mencari bantuan dari psikolog atau terapis. Mereka akan membantu Ibu mengurangi stres yang dialami Ibu.

***

Stres selama kehamilan jika tidak ditangani dapat memicu kondisi yang lebih parah yang disebut depresi. Bantu ibu hamil mengurangi stres dengan tidak membicarakan hal-hal negatif tentang kehamilan, persalinan, menjadi seorang ibu.

Ayo, dukung ibu hamil agar bebas stres dan bahagia agar proses kehamilan dan persalinan bisa berjalan lancar.
Asalasah | Sumber: https://id.theasianparent.com/tips-hilangkan-stres-saat-hamil

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "17 cara menghilangkan pikiran negatif saat hamil"

Posting Komentar

Tidak Ada tempat untuk KOMENTAR SPAM!!! Akan saya cek setiap hari

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel