Ini Dia beras shirataki, Bikin Kenyang tapi NOL Kalori

AsalasahBeras Shirataki Seseorang yang menerapkan diet ketat biasanya memilih diet rendah karbohidrat atau mengganti nasi putih dengan nasi merah. Karena kandungan karbohidrat dari nasi putih cukup tinggi, sekitar 40,6 gram, inilah mengapa beras adalah sumber energi yang baik.

Biasanya, olahragawan atau orang yang mengikuti diet rendah karbohidrat akan mengganti nasi putih dengan nasi merah, karena indeks glikemik (GI) hanya 55. Indeks glikemik adalah ukuran sejauh mana makanan yang mengandung karbohidrat meningkatkan glukosa darah setelah makan, dibandingkan dengan glukosa murni.


Tapi sekarang, untuk wanita yang diet rendah kalori, ada nasi yang hampir tidak mengandung kalori.

Bondan Winarno, pakar kuliner, bahkan mengatakan bahwa nasi bisa dijadikan menu makanan.

"Beras ini disebut beras shirataki, dibuat dari pulau-pulau yang tumbuh di hutan," kata Bondan Winarno di sebuah pesta beras di Jakarta, Rabu (30/09).

Iles-Iles adalah umbi, sayuran yang biasanya ditemukan di tengah hutan. Bondan menambahkan bahwa selama pendudukan Jepang, umbi umumnya dikonsumsi sebagai pengganti beras. Di Jepang, Shirataki ini diubah menjadi bihun di Sukiyaki dan hampir tidak mengandung kalori.

Shirataki sendiri telah menjadi bagian dari diet orang Jepang selama 2000 tahun. Shirataki berbeda dari beras biasa karena dibuat dari pulau-pulau atau umbi-umbian dan sayuran yang biasanya ditemukan di tengah hutan. Bohlam ini dikonsumsi selama pendudukan Jepang sebagai pengganti beras dan bahkan berubah menjadi bihun beras di Sukiyaki.

Nasi dari Beras Shirataki adalah makanan wajib bagi wanita Jepang untuk mempertahankan bentuk tubuh mereka. Shirataki tidak hanya mengandung sejumlah kecil karbohidrat dan kalori, itu sebenarnya bebas kedelai dan bebas gluten, sehingga aman untuk orang dengan alergi gluten dan kedelai.

"Dengan kata lain, jika Anda makan sepiring penuh (Shirataki), Anda tidak akan menjadi gemuk," dia menegaskan. Wanita Indonesia mungkin senang, artikel, Shirataki ini, telah diubah menjadi beras di Sidoarjo, di Jawa Timur.

"Sudah berubah jadi nasi di Sidoarjo dan bisa dimasak di penanak nasi ," katanya. Selain itu, yang membedakan nasi Shirataki dari nasi biasa, yaitu teksturnya yang transparan.

Sejauh menyangkut rasa, menurut Bondan, Shirataki memiliki rasa yang sama dengan nasi pada umumnya. "Ya, ini seperti makan nasi putih, tambahkan saja lauk," kata Bondan.

"Negara kita memiliki banyak alternatif lain selain beras, ini harus dijelaskan kepada masyarakat lagi," kata Bondan. 

Beras Shirataki juga tidak memiliki perbedaan mencolok dibanding beras pada umumnya, hanya saja terlihat lebih transparan. Beras ini juga terbuat dari serat larut sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh, sekaligus membuatnya penuh dengan rasa yang sama dengan nasi putih biasa.

Kehebatan lain dari Beras Shirataki adalah kemampuannya untuk memperlambat proses pencernaan dan mengatur penyerapan glukosa, sehingga aman bagi penderita diabetes. Dengan semua manfaatnya, tidak mengherankan bahwa banyak pelaku diet di Indonesia mengganti nasi putih dengan nasi dari beras Shirataki ini. Meskipun penampilan dan rasanya relatif sama, ternyata Shirataki memiliki sejuta manfaat kesehatan yang luar biasa.

Asalasah | Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150930153749-262-81886/shirataki-beras-dengan-nol-kalori

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Ini Dia beras shirataki, Bikin Kenyang tapi NOL Kalori"

Posting Komentar

Tidak Ada tempat untuk KOMENTAR SPAM!!! Akan saya cek setiap hari

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel